(021) 294-61-292 info@daftartour.com

Legenda dan Objek Wisata Danau Toba

Danau Toba adalah satu danau di Sumatera Utara yang cukup masyhur. Bicara tentang danau terkenal ini, tentu tak lepas dari soal legenda dan objek wisata Danau Toba yang memang membuat penasaran. Masyarakat sering mengaitkan danau ini dengan legenda seorang petani bernama Toba dan istrinya yang merupakan jelmaan ikan.

Danau Toba sendiri merupakan danau yang tidak hanya terbesar di Indonesia, melainkan juga di Asia Tenggara. Terdapat satu pulau di tengah danau itu, Pulau Samosir. Lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini tentang legenda dan objek wisata Danau Toba.

Legenda Danau Toba

Sejauh ini belum ada festival atau acara apa yang diselenggarakan terkait Legenda Danau Toba. Legenda ini hanya didongengkan dari mulut ke mulut, ditulis pula dalam banyak teks buku cerita.

Setiap ada yang mendengar nama Danau Toba, seketika itu juga ingatan akan berlari pada legenda seorang petani yang memiliki istri jelmaan ikan. Dalam legenda itu, ada satu pantangan yang harus dijaga benar oleh petani bernama Toba. Dia tidak boleh sekalipun menyebut anaknya dengan sebutan ‘anak ikan’, meskipun memang, ibunya adalah jelmaan ikan yang ditemukan dan dinikahi Toba.

Satu ketika, dalam keadaan marah, Toba melanggar pantangan itu. Dan, terjadilah banjir hingga membentuk danau besar di sana. Istrinya kembali menjadi ikan. Sedang, si anak menjadi pulau yang berada di tengah danau, Pulau Samosir.

Cobalah datang ke Danau Toba. Seraya menikmati alamnya, Anda pasti akan mengenang legenda ini. Seolah legenda ini benar terjadi. Atau memang benar-benar terjadi? Entahlah.

Kain Ulos dari Desa Lumban Suhi-Suhi

Desa ini terkenal dengan pemandangan alam yang elok. Tetapi, yang lebih terkenal lagi adalah ukiran bangunan khas batak, juga Kain Ulos yang tentu sulit ditemukan di tempat lain.

Masyarakat Desa Lumban Suhi-Suhi gemar membuat kerajinan Kain Ulos. Hampir semua perempuan masyarakat Desa Lumban Suhi-Suhi memiliki mata pencaharian terkait kain ulos ini.

Desa Lumban Suhi-Suhi terletak di Pulau Samosir, pulau di tengah Danau Toba. Anda bisa datang ke Kabupaten Samosir, Kecamatan Pangururan. Kain Ulos dan budaya batak bisa anda lihat sepuasnya di sini.

Danau Sidihoni dan Danau Aek Natorang, danau di atas danau

Objek wisata Danau Toba yang satu ini sangat menarik: danau di atas danau. Terletak di Pulau Samosir.

Ada dua danau yang di atas Pulau Samosir. Danau ini adalah Danau Sidihoni dan Danau Aek Natorang. Ukuran Danau Sidihoni lebih luas daripada Danau Aek Natorang. Pesona dua danau ini akan sulit Anda lupakan. Air kedua danau ini jernih. Bahkan, air Danau Sidihoni sering berubah-ubah warna.

baca juga :

Ada satu kepercayaan masyarakat sekitar yang cukup membuat Anda bertanya-tanya. Mereka percaya, perubahan warna air pada Danau Sidihoni berkaitan dengan perubahan iklim perpolitikan dan segala peristiwa di Indonesia.

Menikmati Air Mancur Aek Sipitu Dai

Aek Sipitu Dai adalah tujuh buah air mancur di Kecamatan Sianjur, Kabupaten Samosir. Sumber air mancur ini semuanya sama, namun masing-masing dipercaya memiliki khasiat berbeda.

Iya. Air Mancur Aek Sipitu Dai dipercaya bisa menyembuhkan beragam penyakit dari anak-anak hingga golongan lanjut usia.

Menyaksikan Sigale-Gale di Tomok

Salah satu pertunjukan yang bisa Anda saksikan di kawasan Danau Toba adalah Boneka Sigale-Gale. Boneka ini menari dan bergerak dengan bantuan tangan di belakangnya. Sigale-Gale terbuat dari kayu yang didandani pakaian adat batak.

Menurut masyarakat setempat, kemunculan Boneka Sigale-Gale ini berasal dari seorang ibu yang merindukan anaknya. Si anak ini pergi meninggalkan tanah kelahiran dan tidak pernah pulang. Anda bisa mengunjungi Desa Tomok untuk menyaksikan pertunjukan boneka ini. Tomok adalah sebuah desa di pesisir timur Pulau Samosir.

Setelah membaca ulasan tentang legenda dan objek wisata Danau Toba di atas, bagaimana keputusan Anda selanjutnya? Sepertinya Anda sudah tak sabar, jadi segera rencanakan acara traveling Anda ke Danau Toba.